Abstract
Layanan jasa pemadam kebakaran merupakan bentuk layanan publik yang harus disediakan olehPemerintah Kota Pontianak, sebagai salah satu kota yang beresiko tinggi terhadap kejadian kebakaran.Dalam menyediakan layanan tersebut, Pemerintah Kota Pontianak dibantu oleh lembaga pemadamkebakaran swasta. Salah satu lembaga pemadam swasta tersebut adalah Badan Pemadam Api (BPA)Siantan. Dalam menjalankan tugas dan kewajibannya, BPA Siantan melakukan kerjasama denganberbagai pihak. Lalu, “Bagaimana kemitraan Badan Pemadam Api Siantan dengan pihak lain dalampelayanan jasa pemadam kebakaran?”. Tujuan penelitian ini adalah mengkaji kemitraan BPA Siantandengan pihak lain dalam memberikan layanan penanganan kebakaran di Kota Pontianak. Metode yangdigunakan berupa metode kualitatif dengan strategi penelitian studi kasus agar kajian terhadap objekpenelitian dapat dilakukan secara mendalam dan detail. Berdasarkan hasil analisis diketahui bahwa (1)Layanan BPA Siantan dalam kegiatan penanganan kebakaran di Pontianak belum memenuhi standarpelayanan dari Pemerintah. (2) BPA Siantan telah melakukan kerjasama dengan pihak lain dalamkegiatan penanganan kebakaran, yaitu dengan masyarakat, Forum Komunikasi, Pemerintah Kota,akademisi, dan APKS (Asosiasi Pemadam Kebakaran Swasta). (3) Kemitraan atau kerjasama yangdilakukan BPA Siantan hanya terbatas pada pemberian informasi kejadian dan penyediaansumberdaya. Oleh karena itu, untuk meningkatkan pelayanan penanganan kebakaran di masamendatang, pola kemitraan BPA Siantan dengan pihak lain dapat dikembangkan dengan activity basedcosting.Kata kunci: kebakaran, pelayanan publik, BPA Siantan, kemitraan
Cite
CITATION STYLE
-, T., & Wijaya, H. B. (2013). Kemitraan Sektor Swasta dalam Layanan Pemadam Kebakaran di Kota Pontianak. JURNAL PEMBANGUNAN WILAYAH & KOTA, 9(3), 236. https://doi.org/10.14710/pwk.v9i3.6523
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.