Abstract
Belajar matematika dengan nuansa budaya (ethnomathematics), akan lebih bermakna bagi siswa dalam memahami konsep matematika. Salah satu budaya lokal yang menjadi kebanggaan di Purworejo adalah batik. Oleh karena itu, batik dapat digunakan sebagai salah satu media pembelajaran matematika berdasarkan etnomatematika. Pada artikel ini kami akan menjelaskan pembelajaran matematika menggunakan latar belakang budaya, yaitu pada materi pola bilangan menggunakan media batik Adipurwo khas Purworejo, Jawa Tengah. Tujuan penulisan artikel ini adalah untuk mengetahui etnomatematika dari motif batik Adipurwo yang digunakan sebagai media pembelajaran matematika dalam materi pola bilangan. Siswa dapat menentukan pola bilangan dengan media batik Adipurwo. Hasil dalam penelitian ini adalah sebagai berikut: motif geblek dan klanting memiliki pola urutan aritmatika yang berbeda dengan 6, sedangkan motif daun pare dan clorot memiliki pola urutan aritmatika dengan perbedaan 3. Dengan hubungan antara nomor pola bahan dan Adipurwo batik, pembelajaran matematika akan menjadi lebih bermakna dan lebih menarik, sehingga siswa dapat memahami matematika dengan mudah dan menyenangkan.
Cite
CITATION STYLE
Astuti, E. P., Purwoko, R. Y., & Sintiya, M. W. (2019). BENTUK ETNOMATEMATIKA PADA BATIK ADIPURWO DALAM PEMBELAJARAN POLA BILANGAN. JOURNAL of MATHEMATICS SCIENCE and EDUCATION, 1(2), 1–16. https://doi.org/10.31540/jmse.v1i2.273
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.