Abstract
AbstrakSalah satu kriteria dalam penanganan masalah gizi bahwa satu kasus gizi buruk di suatu daerah sudah dapatdikategorikan ke dalam Kejadian Luar Biasa (KLB) gizi buruk. Mengacu pada kriteria ini, maka pada tahun 2017 diseluruh wilayah Sulawesi Tenggara telah mengalami KLB gizi. Untuk itu perlu dilakukan upaya pencegahan dinidengan analisis peramalan (forecasting) data berkala (time series).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahuianalisis forecasting menggunakan metode time series pada data kasus gizi buruk di Provinsi Sulawesi Tenggara.Jenis penelitian ini adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan Analisis Data Sekunder (ADS) yang dianalisisdengan analisis rangkaian berkala (time series). Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah seluruh datatime series gizi buruk berdasarkan jenis kelamin dan wilayah kabupaten/kota selama periode 2013 – 2017 diProvinsi Sulawesi Tenggara sebanyak 1.327 data. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis forecastingdengan metode time series pendekatan trend (trend linier, trend quadratic dan trend exponensial). Prediksijumlah kasus gizi buruk di Provinsi Sulawesi Tenggara periode tahun 2013 – 2017 menggunakan pendekatantrend quadratic. Hasil prediksi tahun 2019 – 2023 menunjukkan bahwa peningkatan kasus akan terjadi padawilayah Kabupaten Muna, Bombana, Wakatobi, Konawe Utara, Kolaka Timur, Muna Barat, Buton Selatan danKota Bau-Bau. Peningkatan kasus tertinggi terjadi di Kabupaten Wakatobi dengan pucak peningkatan diprediksiakan terjadi pada tahun 2023. Analisis trend model terbaik untuk prediksi jumlah kasus gizi buruk di ProvinsiSulawesi Tenggara tahun 2019– 2023 adalah quadratic. Kata Kunci: giziburuk; forecasting; timeseries
Cite
CITATION STYLE
Fadmi, F. R., & Mulyani, S. (2019). ANALISIS FORECASTING PADA JUMLAH KASUS GIZI BURUK DI PROVINSI SULAWESI TENGGARA TAHUN 2019 - 2023. Preventif Journal, 4(1). https://doi.org/10.37887/epj.v4i1.9433
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.