Pengentasan Kemiskinan Berbasis Kearifan Lokal pada Masyarakat Desa

  • Alawiyah T
  • Setiawan F
N/ACitations
Citations of this article
478Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

This article aims to answer problems related to the factors causing poverty in rural communities, how to eradicate poverty with local wisdom approaches, and how to empower rural communities in the poverty reduction process. The method in this study is to use a literature study. This study indicates that the factors that cause poverty in rural communities are as follows: regional conditions, weak economic growth, low education, inequality, a sense of dependence, and comfort in the zone. Poverty alleviation through local wisdom can be done by exploring natural resources and self-potential that exist in rural communities. Then the empowerment of rural communities in the poverty reduction process requires four principles: equality, participation, independence, and sustainability.AbstrakArtikel ini bertujuan untuk menjawab permasalahan yang terkait dengan faktor penyebab kemiskinan pada masyarakat pedesaan, bagaimana mengentaskan kemiskinan dengan pendekatan kearifan lokal, dan bagaimana memberdayakan masyarakat pedesaan dalam proses penanggulangan kemiskinan. Metode dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan studi kepustakaan. Penelitian ini menunjukkan bahwa faktor-faktor penyebab kemiskinan pada masyarakat pedesaan adalah sebagai berikut: kondisi wilayah, pertumbuhan ekonomi yang lemah, pendidikan yang rendah, ketimpangan, rasa ketergantungan, dan kenyamanan dalam zona. Pengentasan kemiskinan melalui kearifan lokal dapat dilakukan dengan menggali sumber daya alam dan potensi diri yang ada pada masyarakat pedesaan. Kemudian pemberdayaan masyarakat pedesaan dalam proses penanggulangan kemiskinan membutuhkan empat prinsip: kesetaraan, partisipasi, kemandirian, dan keberlanjutan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Alawiyah, T., & Setiawan, F. (2021). Pengentasan Kemiskinan Berbasis Kearifan Lokal pada Masyarakat Desa. Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi), 15(2), 131–154. https://doi.org/10.24815/jsu.v15i2.22392

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free