Abstract
Pada awal tahun 2020, Indonesia mengalami pandemi yang dikenal dengan covid-19. Penyebab penyebaran virus corona di Indonesia bermula ketika salah satu warga Indonesia berinteraksi dengan pendatang dari luar negeri dan akhirnya ditetapkan sebagai pasien covid-19 setelah menunjukkan beberapa gejala. Wilayah Jawa Tengah yang mengidentifikasi pasien covid-19 pertamakali adalah Kota Surakarta di Rumah Sakit Moewardi, dengan riwayat pasien yang melakukan perjalanan ke luar kota kemudian berobat di rumah sakit tersebut karena gejala flu, sampai pada akhirnya pasien didiagnosis positif covid-19. ujuan penelitian ini yaitu untuk mengelompokkan kelurahan di Kota Surakarta berdasarkan jumlah rumah yang terpapar Covid-19, yang memiliki potensi terbesar penyebaran virus corona. Penelitian ini menggunakan metode k-means untuk mengcluster data. Hasil dari analisis cluster Covid-19 menyimpulkan bahwa Kecamatan Banjarsari adalah kecamatan yang memiliki jumlah rumah terpapar terbanyak kemudian disusul Kecamatan Laweyan diposisi kedua. Hasil analisis dapat dijadikan bahan pertimbangan untuk memberikan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah Kota Surakarta untuk mencegah penyebaran virus corona semakin meluas, atau mengurangi resiko penyebaran virus wilayah Kota Surakarta.
Cite
CITATION STYLE
Susanto, E., Putri, F. R., & Kurniawati, N. A. (2022). Analisis Cluster Pasien Covid-19 Berdasarkan Jumlah Rumah Terpapar di Kelurahan Kota Surakarta. JATISI (Jurnal Teknik Informatika Dan Sistem Informasi), 9(2), 817–826. https://doi.org/10.35957/jatisi.v9i2.2602
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.