Abstract
Dalam proses pembangunan konstruksi, kegiatan-kegiatan seperti benturan antara alat kerja, pekerjaan bekisting, pengecoran, dan penggunaan alat-alat berat berpotensi menimbulkan kebisingan bagi kawasan di sekitar proyek. Penelitian ini meneliti dampak kebisingan dari Proyek “X” yang berlokasi dekat dengan kawasan permukiman. Kebisingan didefinisikan sebagi suara yang timbul dan tidak dikehendaki namun dapat mengganggu kesehatan dan kenyamanan di lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh kebisingan terhadap kenyamanan warga permukiman sekitar. Data diperoleh dengan metode observasi, pengukuran dengan sound level meter, dan kuesioner. Penelitian ini mengacu kepada KEPGUB DKI Jakarta No. 551 Tahun 2001, sedangkan metode pengukuran disesuaikan dengan KEPMENLH No. 48 Tahun 1996. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar pengukuran kebisingan melebihi baku mutu kebisingan hingga 68,45 dB(A). Analisis regresi sederhana memberikan persamaan regresi Y = 30,811 – 0,445X, artinya kebisingan proyek memberi pengaruh negatif terhadap kenyamanan warga sekitar. Uji hipotesis mendukung hasil regresi linear sederhana dengan menyimpulkan bahwa kebisingan proyek memberi pengaruh negatif yang signifikan terhadap kenyamanan warga sekitar.
Cite
CITATION STYLE
Fitria, A. N., Susilowati, W., & Saputra, J. (2022). KAJIAN PENGARUH KEBISINGAN PROYEK KONSTRUKSI TERHADAP KENYAMANAN WARGA PERMUKIMAN SEKITAR. Jurnal Poli-Teknologi, 21(2), 46–59. https://doi.org/10.32722/pt.v21i2.4141
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.