ANALISIS PENGGUNAAN BAHAN PENGEMAS PADA MANISAN KERING TERONG HIJAU (Solanum melongena L)

  • Ulfa R
  • Harsanti R
  • Azis M
N/ACitations
Citations of this article
40Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Perkembangan produk olahan pangan bersifat dinamis, berbagai cara dilakukan untuk dapat memperpanjang umur simpan dan mengurangi kerusakan produk pangan, salah satu adalah dengan melakukan pengemasan. Produk manisan terong merupakan salah satu upaya olahan alternatif dari terung hijau, untuk meningkatkan jumlah konsumsi dan pemanfaatannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bahan pengemas plastik yang tepat untuk memperpanjang umur simpan dari manisan terung hijau. Hasil penelitian didapatkan setelah melakukan pembuatan manisan kering terung hijau yang diawali dengan tahap pencucian, penusukan, perendaman, pemasakan, pengeringan, pengemasan dan penyimpanan selama 7 hari. Kadar air manisan terung terbaik diketahui pada kemasan jenis plastik PE yaitu sebesar 33,8%. Sedangkan nilai ALT menunjukkan bahwa semakin rendah permeabilitas kadar air yang dimiliki oleh jenis bahan pengemas, maka semakin besar kemungkinan bagi mikroorganisme untuk tumbuh. Bahan pengemas jenis LDPE memiliki nilai ALT yang paling tinggi diantara PE, PET dan kombinasi LDPE. Hal ini diarenakan permeabilitasnya terhadap udara cukup tinggi

Cite

CITATION STYLE

APA

Ulfa, R., Harsanti, R. S., & Azis, M. R. (2019). ANALISIS PENGGUNAAN BAHAN PENGEMAS PADA MANISAN KERING TERONG HIJAU (Solanum melongena L). Bioma : Jurnal Biologi Dan Pembelajaran Biologi, 4(1), 45. https://doi.org/10.32528/bioma.v4i1.2650

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free