Perspektif Islam dan Medis Mengenai Donor ASI dan Implikasinya terhadap Status Saudara Sesusuan

  • Bella T
  • Nurjanah S
  • Febriyanti I
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
35Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Di Indonesia, sekitar 15% ibu mengalami kesulitan memberikan ASI kepada bayinya, yang sering disebabkan oleh kurangnya dukungan sosial, masalah kesehatan, dan faktor psikologis seperti kecemasan. Mengingat pentingnya ASI untuk kebutuhan nutrisi dan kesehatan bayi, donor ASI menjadi alternatif yang umum untuk dilakukan. Namun, hal ini menimbulkan perdebatan mengenai implikasi hukum dan sosial, terutama terkait status saudara sesusuan dalam perspektif Islam. Penelitian ini bertujuan untuk mengintegrasikan perspektif ulama dan tenaga medis dalam memahami donor ASI serta implikasinya terhadap hukum Islam dan kesehatan. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah desain studi kasus dengan pendekatan kualitatif yang melibatkan 6 narasumber yang terdiri dari tiga ulama, satu Perawat, satu Bidan, dan satu Dosen Keperawatan anak yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Penelitian ini menggunakan teknik wawancara semi-terstruktur, dimana durasi wawancara setiap narasumber adalah 40 menit dengan instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu voice recorder sebagai alat perekam suara. Hasil perspektif ulama menyatakan bahwa donor ASI diperbolehkan tetapi harus memenuhi syarat dan ketentuan yang jelas. Sedangkan menurut tenaga medis dalam pelaksanaannya donor ASI memerlukan screening ketat untuk memastikan keamanan dan kualitasnya supaya menghindari risiko penyebaran penyakit menular. Dari perspektif ulama maupun medis menjelaskan bahwa donor ASI diakui sebagai praktik yang penting dan bermanfaat, tetapi di dalam pelaksanaannya harus memenuhi syarat-syarat tertentu supaya tidak bertentangan dengan syariat agama dan memastikan kesehatan dan keselamatan bayi maupun ibu pendonor. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pemahaman tentang pandangan berbeda terkait donor ASI serta solusi untuk menyelaraskan kepentingan medis dan keyakinan agama.

Cite

CITATION STYLE

APA

Bella, T. R., Nurjanah, S., Febriyanti, I. S., Fitri, G. D., Al Asadi, ⁠Iradillah, Armila, R. S., & Supriyadi, T. (2024). Perspektif Islam dan Medis Mengenai Donor ASI dan Implikasinya terhadap Status Saudara Sesusuan. Jurnal Penelitian Inovatif, 4(4), 2563–2574. https://doi.org/10.54082/jupin.1003

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free