Abstract
Artikel ini bertujuan untuk memaparkan proses distribusi pupuk pada PT Pupuk Indoesia Logistik (PT Pilog). Dengan metode deskriptif-kualitatif, data ditelusuri dengan observasi, dokumentasi, dan interview. Interview dilakukan dengan unsur top leader 2 orang yakni Direktur Administrasi dan Keuangan dan Direktur Operasional. Dua orang di tingkat menengah yaitu manajer pemasaran dan manajer ship management dengan dua orang staf. Hasil penelitian adalah: 1) pupuk sebagai komoditas yang distribusinya menjadi monopoli PT Pupuk Indonesia Logistik sebagai bagian dari Pupuk Indonesia Holding Company (PIHC Group). 2) pola distribusi pupuk mengikuti kebijakan kementerian terkait dengan menentukan tujuh alur angkutan laut dan darat sesuai jenisnya pupuk mencakup ke seluruh wilayah Indonesia. 3) pelayanan distribusi pupuk PT. Pilog terdiri 3 jenis, yaitu : Port to Port Service (PTPS), dari pelabuhan muat sampai dengan pelabuhan tujuan bongkar, Port to Door Service (PTDS), pelayanan dari pelabuhan muat sampai dengan Gudang Lini III dan Door to Door Service (DTDS), pelayanan dari pabrik (produsen) hingga ke tempat konsumen. 4) setiap moda transportasi laut bertanggung jawab terhadap komoditas muatan yang meliputi : dry bulk, general cargo, cargo in bag, liquid gas carrier, project cargo, dan kargo lainnya dengan armada kapal milik PT. Pilog yaitu 7 Unit Kapal Bulk Carrier dan 2 Unit Kapal Amoniak.
Cite
CITATION STYLE
Sahudiyono, S., & Parta, S. (2023). Analisis Proses Distribusi Pupuk Melalui Angkutan Laut oleh PT Pupuk Indonesia Logistik Jakarta. Majalah Ilmiah Bahari Jogja, 21(1), 1–13. https://doi.org/10.33489/mibj.v21i1.312
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.