Pengaruh Pemberian Ekstrak Propolis terhadap Ekspresi Bcl2 dan Apoptosis pada Sel Otak Tikus Model Cedera Otak Traumatik

  • Husna U
  • Sujuti H
  • Dalhar M
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ekstrak propolis mempunyai efek neuroprotektan melalui berbagai macam cara kerja salah satunya sebagai antioksidan karena bahan kandungan utamanya adalah flavonoid. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efek ekstrak propolis berbagai dosis dalam meningkatkan ekspresi Bcl-2 dan menurunkan apoptosis sel otak tikus model cedera otak traumatik. Tikus dibagi menjadi 5 kelompok, yaitu: kelompok normal, kelompok yang diberi perlakuan cedera otak traumatis, kelompok yang diberi perlakuan cedera otak traumatis dan ekstrak propolis masing-masing dosis 50mg/kgBB, 100mg/kgBB, dan 200mg/kgBB. Setiap kelompok diambil otaknya untuk diperiksa ekspresi Bcl-2 dan apoptosis sel otak pada hari ke-7. Berdasarkan hasil analisa statistik, didapatkan hubungan signifikan antara ekspresi Bcl-2 dan apoptosis sel otak tikus model cedera otak traumatik dengan berbagai dosis ekstrak propolis (p<0,05). Dosis 200mg/kgbb merupakan dosis yang paling efektif dalam meningkatkan ekspresi Bcl2 otak tikus dan menurunkan apoptosis sel otak tikus. Penelitian ini telah membuktikan bahwa ekstrak propolis dapat meningkatkan ekspresi Bcl-2 dan menurunkan apoptosis sel otak tikus model cedera otak traumatik.Kata Kunci: Apoptosis sel, cedera otak traumatik, ekspresi Bcl-2, ekstrak propolis

Cite

CITATION STYLE

APA

Husna, U., Sujuti, H., & Dalhar, M. (2017). Pengaruh Pemberian Ekstrak Propolis terhadap Ekspresi Bcl2 dan Apoptosis pada Sel Otak Tikus Model Cedera Otak Traumatik. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 190–195. https://doi.org/10.21776/ub.jkb.2017.029.03.3

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free