The Harmoni Dialektika Hegel Dalam Politik Indonesia: Pergulatan Penegakan Sistem Demokrasi

  • Nikodemus N
  • Ike Dian Puspita Sari I
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Studi ini menaruh perhatian pada konsep harmoni dialektika Hegel dalam konteks politik Indonesia dengan penekanan pada dinamika pergulatan antara tesis, antitesis, dan perjalanan menuju sintesis dalam upaya penegakan demokrasi. Analisis tesis mencakup aspek positif dalam politik Indonesia, memberikan pemahaman mendalam tentang fondasi yang ada. Penulis menggunakan metode analisis deskriptif dan pemikiran Hegel tentang harmoni dialektika. Berdasarkan analisis penulis menemukan antitesis mengidentifikasi tantangan dan kontroversi yang menghambat perkembangan demokrasi. Konsep konkrit menuju sintesis membahas inisiatif dan perubahan yang diimplementasikan untuk mengatasi hambatan yang terjadi di Indonesia. Dengan memanfaatkan teori dialektika Hegel, tulisan ini menunjukkan bagaimana konflik dan transformasi politik merupakan bagian integral dari evolusi demokrasi di Indonesia. Analisis reflektif terhadap harmoni dialektika Hegel mencerminkan usaha untuk memahami sejauh mana filosofi ini dapat memberikan panduan dalam mengatasi ketegangan politik. Penulis menyajikan gambaran terpadu tentang perjalanan politik Indonesia, menyoroti pencapaian dalam sintesis dan memberikan wawasan terhadap arah masa depan penegakan demokrasi dengan prinsip-prinsip dialektika Hegel.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nikodemus, N., & Ike Dian Puspita Sari, I. D. P. S. (2026). The Harmoni Dialektika Hegel Dalam Politik Indonesia: Pergulatan Penegakan Sistem Demokrasi. Paradigma: Jurnal Filsafat, Sains, Teknologi, Dan Sosial Budaya, 32(1), 287–300. https://doi.org/10.33503/paradigma.v32i1.2387

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free