Stereotip Maskulinitas Pria Melalui Representasi Tayangan Iklan (Analisis Semiotika Roland Barthes pada Iklan Head & Shoulders Versi Joe Taslim x Fadil Jaidi)

  • Azhar Pratama M
N/ACitations
Citations of this article
90Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis makna denotatif, konotatif, dan mitos yang terdapat pada iklan Head & Shoulders versi Joe Taslim x Fadil Jaidi di kanal Youtube Head & Shoulders Indonesia pada tahun 2022, dengan menggunakan model analisa semiotika Roland Barthes yang membahas stereotip maskulinitas pria melalui representasi tayangan iklan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa konsep terkait dengan stereotip maskulinitas diantaranya adalah: stereotip maskulinitas pria dalam iklan Head & Shoulders versi Joe Taslim x Fadil Jaidi menunjukkan bahwa “Pria Sebagai Sosok yang Aktif di Ranah Publik”; “Pria Sebagai Sosok yang Jantan/ Macho”, “Pria Sebagai Sosok yang Dominan dan Sukses”, dan “Pria Masa Kini Menjaga Penampilan”. Iklan Head & Shoulders versi Joe Taslim x Fadil Jaidi ini juga menampilkan dan menyajikan sebuah konsep terkait dengan new masculinity dimana hal ini menjadi sebuah konstruksi di tengah masyarakat mengenai konsep maskulinitas yang baru pada sosok laki-laki. Visualisasi yang tampak baru ini menyajikan sebuah penggambaran laki-laki maskulin saat ini yang mana terdapat pergeseran dari konsep maskulinitas yang bersifat lebih konservatif seperti di masa-masa sebelumnya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Azhar Pratama, M. A. (2023). Stereotip Maskulinitas Pria Melalui Representasi Tayangan Iklan (Analisis Semiotika Roland Barthes pada Iklan Head & Shoulders Versi Joe Taslim x Fadil Jaidi). Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(3), 101–109. https://doi.org/10.59000/jim.v1i3.78

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free