Abstract
Kegiatan eksplorasi merupakan kegiatan yang pasti dilakukan sebelum aktivitas penambangan dimulai. Pada tahap ini dilakukan pengeboran yang bertujuan untuk mendapatkan data yang akan digunakan dalam klasifikasi sumberdaya dan cadangan. Pengeboran membutuhkan biaya tinggi yang harus dikeluarkan oleh perusahaan untuk mendapatkan tingkat keyakinan yang tinggi sebelum melanjutkan ke tahapan selanjutnya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui metode dalam menentukan jarak bor optimum, sehingga diperoleh tingkat keyakinan tinggi dalam estimasi dan klasifikasi sumberdaya dengan biaya yang efisien berdasarkan studi literatur dari penelitian yang sudah ada sebelumnya. Hasil yang diperoleh adalah terdapat dua metode dalam analisis jarak lubang bor yaitu (a) Drill Hole Spacing Analysis (DHSA) dan (b) Drill hole spacing optimization with conditional simulation. DHSA diperhitungkan dengan metode Global Estimation Variance atau GEV, sedangkan metode conditional simulation dengan dua pendekatan utama yaitu Turning Bands Metode (TBM) dan Sequential Gaussian Simulation (SGS).
Cite
CITATION STYLE
Wulandari, S. (2022). Literatur Review Optimasi Jarak Lubang Bor dengan Metode Drill Hole Spacing Analysis (DHSA) dan Metode Drill Hole Spacing Optimization with Conditional Simulations. Jurnal Sumberdaya Bumi Berkelanjutan (SEMITAN), 1(1), 172–180. https://doi.org/10.31284/j.semitan.2022.3195
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.