Peran Humas sebagai Fasilitator Komunikasi dalam Program "Kembali Sekolah" Komunitas Sekolah Marjinal

  • Dwiyana Wijayanti
  • Popi Andiyansari
N/ACitations
Citations of this article
46Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini berupaya memahami bagaimana peran Humas sebagai fasilitator komunikasi pada program “kembali sekolah” pada komunitas sekolah marjinal. Konteks peran humas yang menjadi fokus dalam penelitian ini adalah untuk mengevaluasi persiapan, implementasi, dan dampak program yang dolakukan oleh humas KSM. Program “kembali sekolah” merupakan program yang didirikan komunitas sekolah marjinal dalam memberikan akses kepada anak-anak kaum marjinal untuk mendaapatkan pendidikan informal dan formal. Penelitian ini menggunakan metodologi kualitatif dengan metode kualitatif deskriptif, prosedur pengumpulan data melalui observasi dan wawancara mendalam dengan pemilihan informan secara purposif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menunjukkan bahwa peran humas sebagai fasilitator komunikasi dalam program kembali sekolah melakukan strategi kehumasan yang terencana dan sistematis dengan mengadopsi model dari Cutlip, Center dan Broom yang berfokus pada penilaian atau evaluating yaitu dengan melakukan konseptualisasi dan desain program, monitoring dan akuntibilitas implementasi program dan penilaian utilitas program:dampak dan efisiensi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Dwiyana Wijayanti, & Popi Andiyansari. (2023). Peran Humas sebagai Fasilitator Komunikasi dalam Program “Kembali Sekolah” Komunitas Sekolah Marjinal. ANALOGI Jurnal Ilmu Sosial Dan Humaniora, 1(02), 51–65. https://doi.org/10.61902/analogi.v1i02.685

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free