Pengaruh Waktu Ekstraksi Pada Kadar Kafein Produk Biji Kopi Arabica Dari Kabupaten Tegal Dengan Metode Spektrofotometri Uv-Vis

  • Yusuf Y
  • Permatasari D
  • Veranita W
N/ACitations
Citations of this article
29Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara produsen kopi dunia, saat ini Indonesia berada pada urutan keempat negara pengekspor kopi dunia. Data BPS tahun 2018, Kabupaten Tegal memiliki lahan perkebunan kopi seluas 122,93 Ha. Sampel pada penelitian ini adalah produk kopi Arabica Wine, Fulwash, Honey dan Natural dengan perbandingan waktu ektraksi 0 jam, 1 jam dan 3 jam. Metode penerapan kadar kafein pada penelitian ini menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil penentuan kadar kafein dengan perbandingan waktu ekstraksi 0 jam (T 0), waktu ekstraksi 1 jam(T 1) dan waktu ekstraksi 3 jam (T 3) yaitu : Sampel Kopi Arabica Wine T 0 = 5.0 %, T 1 = 5.8 % dan T 3 = 8.8%. Sampel Kopi Arabica Fullwash T 0 = 5.4%, T 1 = 6.0% dan T 3 = 8.3%. Sampel Kopi Arabica Honey T 0 = 5.3%, T 1 = 6.5% dan T 3 = 7.9% dan Sampel Kopi Arabica Natural T 0 = 5.7%, T 1 = 6.8% dan T 3 = 7.9%. Analisa data hasil penelitian secara statistik dilakukan dengan metode one-way ANOVA dan dilanjutkan dengan uji pos hoc Tukey HSD dengan hasil signifikansi 0.001, maka dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian terdapat perbedaan makna yang signifikan antara kadar kafein dengan waktu ekstraksi T 0, T 1 dan T 3. Kata kunci :

Cite

CITATION STYLE

APA

Yusuf, Y. K., Permatasari, D. A. I., & Veranita, W. (2022). Pengaruh Waktu Ekstraksi Pada Kadar Kafein Produk Biji Kopi Arabica Dari Kabupaten Tegal Dengan Metode Spektrofotometri Uv-Vis. Duta Pharma Journal, 2(1), 49–60. https://doi.org/10.47701/djp.v2i1.1704

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free