Pemberdayaan Masyarakat Desa Ujunge melalui Inovasi Fitobiotik sebagai Alternatif Antibiotik Ternak

  • Nurfajrina N
  • Ratna Putri H
  • Rosnah R
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
5Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Ujunge, Kabupaten Bone melalui KKN Reguler 2025 Universitas Muhammadiyah Bone. Tujuan kegiatan adalah memberdayakan masyarakat dengan memanfaatkan rempah lokal seperti kunyit, jahe, lengkuas, dan sereh sebagai bahan fitobiotik cair, alternatif alami pengganti antibiotik sintetis pada ternak. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui observasi, penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Kegiatan diikuti oleh 35 peserta, dengan hasil 82% mengalami peningkatan pengetahuan tentang dampak antibiotik sintetis, 76% memahami potensi rempah lokal, dan 70% berhasil menguasai keterampilan membuat fitobiotik cair. Produk juga diaplikasikan pada ternak dengan respon positif terhadap nafsu makan dan kesehatan hewan. Meski terkendala fasilitas sederhana, kegiatan ini mampu meningkatkan kemandirian masyarakat serta mendukung pengelolaan peternakan berkelanjutan

Cite

CITATION STYLE

APA

Nurfajrina, N., Ratna Putri, H., Rosnah, R., Fani Arsih, N., Satriana, S., Syamsuddin, M. F., … Hamka, H. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Desa Ujunge melalui Inovasi Fitobiotik sebagai Alternatif Antibiotik Ternak. JDISTIRA, 5(2), 527–532. https://doi.org/10.58794/jdt.v5i2.1680

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free