Abstract
Penelitian ini memfokuskan diri pada literasi informasi santri dalam proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah menggambarkan bagaimana kemampuan literasi informasi santri dan bagaimana menjadikan diri mereka menjadi individu yang literate terhadap informasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Literasi informasi dalam kajian ini dipandang dari tiga aspek, yaitu: menyadari keperluan informasi, penelusuran dan penggunaan informasi. Temuan dari lapangan menunjukkan bahwa santri sudah banyak yang mengenal cara-cara bagaimana menelusuri dan menggunakan informasi yang mereka butuhkan. Walaupun demikian, cara akses informasi di pesantren sangat terbatas. Santri hanya dapat menggunakan internet pada komputer (PC) di laboratorium komputer. Namun hal itu pun tidak menyurutkan santri untuk menggunakan teknologi yang ada untuk pembelajarannya.
Cite
CITATION STYLE
Anwar, R. K., Komariah, N., & Rahman, M. T. (2017). Pengembangan Konsep Literasi Informasi Santri: Kajian di Pesantren Arafah Cililin Bandung Barat. Wawasan: Jurnal Ilmiah Agama Dan Sosial Budaya, 2(1), 131–142. https://doi.org/10.15575/jw.v2i1.964
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.