Abstract
Penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengkaji tantangan dan upaya pendidikan dalam menghadapi era society 5.0. Jenis penelitian yang digunakan deskriptif kualitatif dengan metode library research. Era society 5.0 hadir dengan konsep kolaborasi antara manusia sebagai pusatnya (human centered) dan teknologi sebagai dasarnya (technology based) menjadi tantangan besar bagi pendidikan terutama pendidik. Pendidik diera society 5.0 diharuskan menjadi penggerak peserta didik dengan kompetensi yang cukup kompleks meliputi educational competence, competence in globalization, competence for technological commerciazation, competence in future strategies dan counselor competence, pemanfaatan IoT (Internet Of Things), pemanfaatan AI (Artificial Intelegence), Augmented Reality dalam pembelajaran, mengembangkan kemampuan siswa untuk mampu berpikir kritis, berpikir kreatif, komunikatif, bekerjasama dengan baik dan memecahkan masalah dengan tepat. Upaya yang dilakukan pendidikan menghadapi era society 5.0 terbagi menjadi empat yaitu pengoptimalan atau pemerataan infrastruktur, peningkatan kompetensi SDM terutama pendidik, sinkronisasi kompetensi pendidikan dengan kebutuhan industri dan pengoptimalan teknoligi sebagai alat pada kegiatan belajar mengajar
Cite
CITATION STYLE
Amalia, N. F., & Munif, Moh. V. M. (2023). Tantangan dan Upaya Pendidikan dalam Menghadapi Era Society 5.0. MAANA: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 2(1), 1–13. https://doi.org/10.52166/mjpiaud.v2i1.4741
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.