KERAGAMAN GENETIK DAN PERMUDAAN ALAM PUSPA (Schima wallichii (DC.) Korth.) DI TAMAN NASIONAL GUNUNG MERAPI PASCAERUPSI TAHUN 2010

  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
15Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Puspa (Schima wallichii (DC.) Korth.) merupakan salah satu jenis tumbuhan khas pegunungan yang terdapat di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM). Jenis tersebut memiliki fungsi yang penting untuk konservasi tanah dan air, khususnya pada areal dengan topografi curam di kawasan TNGM. Selain itu, puspa juga merupakan salah satu jenis prioritas dalam kegiatan restorasi ekosistem TNGM pascaerupsi Merapi tahun 2010. Informasi mengenai keragaman genetik dan potensi permudaan alam kelompok-kelompok tegakan puspa di kawasan tersebut sangat bermanfaat untuk mendukung keberhasilan program restorasi di masa mendatang. Penilaian parameter keragaman genetik telah dilakukan melalui analisis isozim, sedangkan permudaan alam dievaluasi melalui analisis vegetasi. Pemilihan sampel untuk analisis keragaman genetik dan potensi permudaan alam dilakukan pada kelompok tegakan puspa berdasarkan tingkat kerusakan vegetasi (ringan dan sedang) dan tegakan hasil penanaman di area demplot restorasi ekosistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tegakan dengan tingkat kerusakan ringan berlokasi di Gunung Malang dan Mriyan memiliki keragaman genetik yang lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok tegakan dengan kerusakan sedang (Telogolele dan Balerante). Keragaman genetik tertinggi terdapat pada tegakan Gunung Malang, dengan nilai rata-rata heterozigositas observasi (Ho) sebesar 0,2843 dan nilai Indeks Fiksasi (FIS) yang mendekati 0 (0,0508). Kelompok tegakan yang memiliki keragaman genetik paling rendah adalah Demplot Restorasi Ekosistem, dengan nilai rata-rata Ho = 0,1936 dan FIS = 0,1127. Terkait dengan permudaan alam, kelompok tegakan puspa di Gunung Malang memiliki potensi yang paling tinggi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Baramantya, B., Indrioko, S., … Hadiyan, Y. (2016). KERAGAMAN GENETIK DAN PERMUDAAN ALAM PUSPA (Schima wallichii (DC.) Korth.) DI TAMAN NASIONAL GUNUNG MERAPI PASCAERUPSI TAHUN 2010. JURNAL PEMULIAAN TANAMAN HUTAN, 10(2), 111–121. https://doi.org/10.20886/jpth.2016.10.2.111-121

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free