Peran Mediasi Knowledge Management di Industri Manufaktur: Antara Kepemimpinan dan Inovasi

  • Budiadnyana G
  • Sasono I
  • Novitasari D
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
31Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Faktor kurangnya pengetahuan telah disebutkan sebagai salah satu faktor penghambat kinerja inovasi organisasi. Mengingat masalah ini, penelitian ini mencoba untuk menyelidiki praktik dan efek knowledge-oriented keadership terhadap proses manajemen pengetahuan, dan juga pengaruh implementasi proses knowledge management (dengan dimensi knowledge acquisition, knowledge dissemination, dan knowledge application) terhadap kinerja inovasi di industry manufaktur. Pendekatan Partial Least Square (PLS) digunakan untuk menganalisis data yang diperoleh dari 170 karyawan manajerial dari salah satu perusahaan manufaktur di Tangerang Indonesia. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa knowledge-oriented leadership memberi pengaruh yang positif dan signifikan terhadap proses manajemen pengetahuan. Demikian juga, seluruh dimensi proses manajemen pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja inovasi. Akhirnya, berdasarkan temuan yang diperoleh, rekomendasi dan saran untuk penelitian selanjutnya telah diberikan dalam pembahasan lanjut penelitian ini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Budiadnyana, G. N., Sasono, I., Novitasari, D., Suroso, S., & Sutardi, D. (2021). Peran Mediasi Knowledge Management di Industri Manufaktur: Antara Kepemimpinan dan Inovasi. Value : Jurnal Manajemen Dan Akuntansi, 16(1), 141–156. https://doi.org/10.32534/jv.v16i1.1804

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free