PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA SEBAGAI PENGARAKTERAN [LANGUAGE AND LITERATURE EDUCATION AS A FORM OF CHARACTERIZATION]

  • Purwanto P
  • Tjahjono T
N/ACitations
Citations of this article
12Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Education is a fundamental endeavour because it changes, determines and constructs human life. Educating is hominization and humanization. Education is not only a transfer of knowledge, but also a means of characterization through the transformation of moral values, manners, and character building. This research aims to describe the characterization in language and literature education with a philosophical approach. The method used is descriptive qualitative with library research and observation. Library sources are books and scientific journals. Observation was carried out by reading news or electronic information and while learning took place in class and outside the classroom. The result of this study shows that characterization can be conducted by analyzing the characterization, values, and meaning of literary texts delivered by reading or listening. After that, students are guided to ponder and answer questions that stimulate students' critical thinking patterns to determine attitudes through the poems presented. As such, the future of the nation is not only determined by the advancement of knowledge and technology, but strategies are needed to immediately realize the education of humans who are intelligent, characterized, civilized, and have good morals according to the philosophy and goals of national education through Language and Literature Education and characterization.ABSTRAK BAHASA INDONESIA: Pendidikan merupakan perbuatan fundamental karena mengubah, menentukan, dan mengonstruksi hidup manusia. Mendidik itu hominisasi dan humanisasi. Pendidikan tidak hanya sebagai transfer pengetahuan, namun menjadi sarana pengarakteran melalui transformasi nilai-nilai moral, budi pekerti, dan pembangunan karakter. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pengarakteran dalam pendidikan bahasa dan sastra dengan pendekatan filsafat. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data kepustakaan (library research) dan pengamatan (observasi). Sumber kepustakaan dapat berupa buku- buku dan jurnal ilmiah. Pengamatan dilakukan dengan membaca berita-berita atau informasi elektronik dan saat pembelajaran berlangsung di kelas dan luar kelas. Hasil dalam penelitian ini adalah pengarakteran dapat dilakukan dengan menganalisis penokohan, nilai-nilai, dan makna teks sastra yang disampaikan dengan membaca maupun menyimak. Setelah itu, peserta didik dibimbing untuk merenungkan dan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang merangsang pola pikir kritis peserta didik untuk menentukan sikap melalui puisi yang dipaparkan. Dengan demikian, maju mundurnya masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kemajuan pengetahuan dan teknologi, namun diperlukan strategi untuk segera mewujudkan pendidikan manusia yang cerdas, berkarakter, beradab, dan berakhlak baik sesuai falsafah dan tujuan pendidikan nasional dengan Pendidikan Bahasa dan Sastra serta pengarakteran.

Cite

CITATION STYLE

APA

Purwanto, P., & Tjahjono, T. (2021). PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA SEBAGAI PENGARAKTERAN [LANGUAGE AND LITERATURE EDUCATION AS A FORM OF CHARACTERIZATION]. Kumpulan Artikel Ilmiah Rumpun Ekonomi Dan Ilmu Sosial, 1(2), 46–77. https://doi.org/10.19166/kairos.v1i2.3984

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free