A Follow-Up Study on The Promotion of The Governance Institute of Home Affair Library Through Instagram Media

  • Nursupian J
N/ACitations
Citations of this article
9Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Background: This is a follow-up study from Rahmadanita, which established a general description regarding the ineffective operation of the promotions carried out by the IPDN (Governance Institute of Home Affairs) Library. Since the Covid-19 pandemic, this library has begun to focus on and intensively promote services through owned accounts on social media, including WA, Facebook, Youtube, and Instagram. Purpose: This study aims to determine the patterns by which promotion is carried out by the IPDN library through Instagram media. Method: A literature review method was implemented with a scientific interdisciplinary approach. Result: The results showed that the promotions carried out by the library on the marketing indicator included Product, Place, Promotion, People, Process, and Customer Service. Meanwhile, the promotion mix dimension indicated the achievement of followers' invitation to support library activities and be interested in reading programs. IPDN library posts also developed followers' awarenesses, update patterns, solicitation captions, and interactions. Conclusion: Despite the various shortcomings, the IPDN Library still effectively carried out promotions through Instagram. However, the formal appointment of an Instagram admin through a decree was very necessary for the IPDN millennial librarians, indicating the minimization of existing challenges. Keywords: Instagram; Social Media Administrator; Library Promotion; IPDN Library   Abstrak  Latar Belakang: Penelitian ini merupakan penelitian lanjutan dari penelitian Rahmadanita yang menemukan gambaran secara umum bahwa promosi yang dilakukan oleh Perpustakaan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) selama ini berjalan kurang efektif. Padahal, semenjak panemi covid 19, perpustakaan mulai berfokus dan intensif pada promosi layanan melalui media sosial yang dimiliki oleh perpustakaan IPDN baik itu WA, Facebook, Youtube, termasuk juga Instagram perpustakaan IPDN. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana promosi yang dilakukan oleh perpustakaan IPDN melalui media instagram. Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi literatur review dengan pendekatan interdispliner keilmuan. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada indikator pemasaran perpustakaan, promosi yang dilakukan perpustakaan telah memuat Product, Place, Promotion, People, Process, and Customer Service. Sedangkan pada dimensi bauran promosi melalui media Instagram menunjukkan bahwa Instagram perpustakaan IPDN telah mencapai tujuan mengajak follower untuk mendukung kegiatan perpustakaan dan mengajak pada program gemar membaca. Selain itu, postingan perpustakaan IPDN juga telah meenciptakan awareness, pola update, caption ajakan, dan Interaksi dengan follower. Kesimpulan: Terlepas dari berbagai kekurangan, peneliti menyimpulkan bahwa Perpustakaan Institut Pemerintahan Dalam Negeri telah melakukan promosi perpustakaan melalui media Instagram dengan cukup baik. Akan tetapi perlu dilakukannya penunjukkan admin instagram secara formal (melalui surat keputusan) kepada pustakawan milenial yang dimiliki IPDN agar  hambatan yang ada dapat diminimalisir. Kata kunci: Instagram; Pengelola Media Sosial; Promosi Perpustakaan; Perpustakaan IPDN

Cite

CITATION STYLE

APA

Nursupian, J. (2022). A Follow-Up Study on The Promotion of The Governance Institute of Home Affair Library Through Instagram Media. Indonesian Journal of Librarianship, 139–154. https://doi.org/10.33701/ijolib.v3i2.2852

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free