Abstract
This study aims to analyze the concept of Wawasan Nusantara as a geopolitical doctrine based on Indonesia’s social reality, history, and geographical position as an archipelagic state. This concept plays a strategic role in strengthening national integration, safeguarding sovereignty, and shaping national identity amidst the challenges of globalization. However, the implementation of Wawasan Nusantara in various aspects of national life still faces obstacles, such as low public awareness, foreign cultural influences, and regional development disparities. Using a literature review method, this research examines how Wawasan Nusantara, which is rooted in the values of Pancasila and the 1945 Constitution, serves as a fundamental framework for fostering national awareness and protecting the nation from the negative impacts of globalization. Data were collected from various sources, including books, scientific journals, and previous relevant studies. The findings indicate that a strong understanding of Wawasan Nusantara is crucial in fostering unity and nationalism. Education, particularly Civic Education at the elementary school level, plays a significant role in instilling national values from an early age through inclusive and contextual approaches. Therefore, this study emphasizes the need for a more systematic educational approach and integrated policies to reinforce the implementation of Wawasan Nusantara. This will help create a generation with a high awareness of national identity, who uphold unity and are capable of adapting to global dynamics without losing their Indonesian identity.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konsep Wawasan Nusantara sebagai doktrin geopolitik yang berlandaskan realitas sosial, sejarah, dan letak geografis Indonesia sebagai negara kepulauan. Konsep ini memiliki peran strategis dalam memperkuat integrasi nasional, menjaga kedaulatan, serta membangun identitas kebangsaan di tengah tantangan globalisasi. Namun, implementasi Wawasan Nusantara dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara masih menghadapi kendala, seperti rendahnya pemahaman masyarakat, pengaruh budaya asing, serta ketimpangan pembangunan antarwilayah. Dengan menggunakan metode kajian literatur, penelitian ini menelaah bagaimana Wawasan Nusantara, yang berpijak pada nilai-nilai Pancasila dan UUD 1945, dapat menjadi landasan utama dalam membangun kesadaran nasional dan membentengi bangsa dari dampak negatif globalisasi. Data dikumpulkan dari berbagai sumber, seperti buku, jurnal ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman yang kuat terhadap Wawasan Nusantara sangat penting dalam membangun rasa persatuan dan nasionalisme. Pendidikan, khususnya Pendidikan Kewarganegaraan di sekolah dasar, memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini melalui pendekatan yang inklusif dan kontekstual. Oleh karena itu, penelitian ini menekankan perlunya pendekatan pendidikan yang lebih sistematis serta kebijakan yang terintegrasi guna memperkuat implementasi Wawasan Nusantara. Dengan demikian, dapat tercipta generasi yang memiliki kesadaran tinggi terhadap identitas nasional, menjunjung nilai-nilai persatuan, serta mampu beradaptasi dengan dinamika global tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.
Cite
CITATION STYLE
Oktori, A. R., Sirait, S., Yulizah, Y., & Karimah, V. H. (2025). WAWASAN NUSANTARA SEBAGAI GEOPOLITIK DALAM KONTEKS PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN SEKOLAH DASAR : SUATU TINJAUAN TEORITIS. FIKRUNA: Jurnal Ilmiah Kependidikan Dan Kemasyarakatan, 7(4), 1120–1147. https://doi.org/10.56489/bas03270
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.