Seni Beluk sebagai Identitas Budaya di Kampung Adat Cikondang

  • Adilaturohman N
  • Fauziyah N
  • Nuranggraeni K
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
18Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali peran dan fungsi Seni Beluk sebagai identitas budaya masyarakat Kampung Adat Cikondang, Kabupaten Bandung. Seni Beluk merupakan kesenian vokal tradisional Sunda yang diwariskan secara turun-temurun dan mengandung nilai spiritual serta sosial. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Seni Beluk tidak hanya berfungsi sebagai hiburan, tetapi juga sebagai media dakwah, penyampai nasihat moral, dan penguat nilai-nilai adat dalam kehidupan masyarakat. Syair Beluk dilantunkan dalam berbagai peristiwa penting seperti kelahiran, tasyakur, pembangunan rumah, dan khitanan, dengan makna religius dan sosial yang mendalam. Tantangan utama dalam pelestariannya adalah regenerasi pelaku seni akibat rendahnya minat dan kemampuan generasi muda. Upaya pelestarian dilakukan melalui pendidikan budaya dan dokumentasi. Seni Beluk menjadi simbol ketahanan budaya masyarakat Cikondang dan integrasinya dalam layanan bimbingan dan konseling menunjukkan potensinya dalam pembentukan karakter peserta didik. Oleh karena itu, pelestarian Seni Beluk menjadi krusial dalam menjaga identitas budaya lokal di tengah arus modernisasi.

Cite

CITATION STYLE

APA

Adilaturohman, N., Fauziyah, N. Z., Nuranggraeni, K., Hanif, H., Yanti, D., Suris, R., & Supriatna, M. (2025). Seni Beluk sebagai Identitas Budaya di Kampung Adat Cikondang. Jurnal Pengembangan Dan Pengabdian Masyarakat Multikultural, 3(2), 85–91. https://doi.org/10.57152/batik.v3i2.2085

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free