Hikayat Tanah Jauh dari Perspektif Realisme Magis

  • Raja Hassan T
  • Safei M
N/ACitations
Citations of this article
11Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Kemunculan aliran realisme magis dilihat melalui gabungan antara dua dunia, iaitu dunia nyata dan dunia fantasi yang membawa pemikiran baru dalam karya sastera. Penelitian terhadap realisme magis dalam suatu karya sastera sangat penting kerana pada dasarnya realisme magis merupakan satu refleksi yang nyata mengenai budaya dan sosial masyarakat. Kajian ini meneliti novel Hikayat Tanah Jauh (2015). Ia dikerjakan menggunakan kerangka realisme magis oleh Wendy B. Faris (2004). Terdapat lima prinsip dalam dasar fahaman realisme magis Wendy B. Faris iaitu elemen yang tidak boleh dijelaskan (irreducible element), dunia fenomena (phenomenal world), elemen yang diragui (unsettling doubt), alam yang bergabung (merging realms), dan berlaku gangguan waktu, ruang, dan identiti (disruption of time, space, and identity). Ditemukan, novel ini akrab dengan prinsip elemen yang tidak dapat dijelaskan, elemen yang diragui dan elemen gangguan waktu, ruang dan identiti. Novel ini didapati memanfaatkan realisme magis dalam penciptaan latar dan watak. Pengarang melakarkan watak wanita “si pemakan berlian”. Pengarang juga membawa pembaca ke “Tanah Jauh”, sebuah wilayah persis negeri Melayu sebagaimana dalam karya sastera tradisional. Turut diperagakan “Tanah Jauh” sebagai sebuah kota yang sepi akibat pemimpinnya yang menggilai emas. Jelas bahawa Zainal Abidin Rashid menggunakan novel sebagai alat dalam menyampaikan ideologi, pegangan dan pemikirannya.

Cite

CITATION STYLE

APA

Raja Hassan, T. R., & Safei, M. (2023). Hikayat Tanah Jauh dari Perspektif Realisme Magis. Pendeta Journal of Malay Language, Education and Literature, 14(1), 25–34. https://doi.org/10.37134/pendeta.vol14.1.3.2023

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free