KI HAJAR DEWANTARA DAN REVOLUSI PENDIDIKAN PADA MASA PERGERAKAN NASIONAL DI INDONESIA

  • Anisa A
N/ACitations
Citations of this article
329Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pendididikan merupakan faktor dalam pembentukan kepribadian suatu bangsa. Pada masa pergerakan nasional pendidikan ditandai dengan pendirian Taman Siswa oleh Ki Hajar Dewantara yang berperan dalam meningkatkan kualitas mutu pendidikan SDM bagi generasi bangsa Indonesia. Pada periode Pergerakan Nasional banyak sekolah mandiri yang lahir dan berkembang di Indonesia. Sebagai tokoh pendidikan di Indonesia, Ki Hajar Dewantara melahirkan suatu  konsep pendidikan yang disebut dengan istilah sistem among. Melalui artikel ini penulis bertujuan untuk menganalisis lebih dalam konsep pendidikan pada masa era Pergerakan Nasional melalui pemikiran oleh Ki Hajar Dewantara. Dalam mencapai tujuannya pendidikan, Ki Hajar Dewantara membuat sebuah kebijakan yang dinamakan trilogi pendidikan yaitu : Tut Wuri Handayani, Ing Madya Mangun Karsa, dan Ing Ngarsa Sung Tulada. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode kualitatif dengan bentuk studi pustaka. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: (1) Ki hajar Dewantara mendirikan Taman Siswa untuk menumbuhkan rasa nasionalisme bangsa Indonesia. (2) Pemikiran Ki Hajar Dewantara dalam berkonstribusi bagi pendidikan di Indonesia. Melaui studi kasus ini diharapkan dapat terus meningkatkan kemajuan sistem pendidikan melalui nilai-nilai nasionalisme dan cinta tanah air sesuai pendidikan karakter bangsa Indonesia.

Cite

CITATION STYLE

APA

Anisa, A. N. (2023). KI HAJAR DEWANTARA DAN REVOLUSI PENDIDIKAN PADA MASA PERGERAKAN NASIONAL DI INDONESIA. JEJAK : Jurnal Pendidikan Sejarah & Sejarah, 3(1), 88–96. https://doi.org/10.22437/jejak.v3i1.24821

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free