Optimasi Suhu Annealing untuk Amplifikasi Dna Padi Hasil Persilangan Varietas Tahan Terendam dengan Metode Polymerase Chain Reaction

  • Aulia S
  • Suwignyo R
  • Hasmeda M
N/ACitations
Citations of this article
334Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimasi suhu annealing untuk amplifikasi dna padi hasil persilangan varietas tahan terendam dengan metode polymerase chain reaction. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari-Mei 2021 di Laboratorium Fisiologi Tumbuhan Program Studi Agronomi, Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya Indralaya. Data yang diperoleh dalam penelitian ini adalah data deskriptif dengan cara mengidentifikasi ada atau tidak adanya band yang teramplifikasi dari hasil elektroforesis. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa semua primer dapat mengamplifikasi semua pita DNA dengan kualitas baik. Ada pengaruh suhu annealing pada program PCR terhadap keberhasilan amplifikasi DNA padi. Suhu annealing yang optimal untuk 15 primer SSR pada amplifikasi DNA padi yaitu Rm 8300 : 55 °C, Rm Sub1c173 : 55 °C, Rm 234 : 54.8 °C, Rm 3459 : 56,8°C, Rm 219: 59,5 °C, Rm 589 : 54,8 °C, Rm 258 : 56,8 °C, Rm 3701 : 55,2°C, Rm 1261: 55,2 °C, Rm 164 : 55,2 °C, Rm 443: 54,4 °C, Rm 266 : 57,8 °C, Rm 248 : 53,5 °C, Rm 282 : 55,7 °C, Rm 241:°C: 53,9 °C.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aulia, S. L., Suwignyo, R. A., & Hasmeda, M. (2021). Optimasi Suhu Annealing untuk Amplifikasi Dna Padi Hasil Persilangan Varietas Tahan Terendam dengan Metode Polymerase Chain Reaction. Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam, 18(1), 44. https://doi.org/10.31851/sainmatika.v17i3.5805

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free