Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Daun Bandotan (Ageratum conyzoides L) Sebagai Antibakteri Dalam Menghambat Pertumbuhan Staphylococcus aureus Penyebab Bisul

  • Hasyim M
N/ACitations
Citations of this article
54Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Telah dilakukan penelitian dengan tujuan untuk mengetahui Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Daun Bandotan (Ageratum Conyzoides L.) Sebagai Antibakteri Dalam Menghambat Pertumbuhan Staphylococcus Aureus Penyebab Bisul. Jenis penelitian adalah eksperimental laboratorium dengan menggunakan  ekstrak etanol dengan konsentrasi 15%, 25% dan 35% ekstrak etanol daun bandotan,  DMSO (Dimetyhl sulfoxide) sebagai kontrol negatif, dan sefadroxil sebagai kontrol positif. Dilakukan replikasi sebanyak 3 kali pada setiap kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya zona hambat setelah 1x24 jam, zona hambat yang menghasilkan daya hambat paling besar adalah pada konsentrasi 35% sebesar 26,94 mm. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun Bandotan (Ageratum conyzoides L.) mempunyai aktivitas antibakteri terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hasyim, M. F. (2020). Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Daun Bandotan (Ageratum conyzoides L) Sebagai Antibakteri Dalam Menghambat Pertumbuhan Staphylococcus aureus Penyebab Bisul. Jurnal Farmasi Sandi Karsa, 6(1), 29–33. https://doi.org/10.36060/jfs.v6i1.64

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free