Urgensi Misi Penatalayanan Ciptaan: Berdasarkan Hasil Sidang Gereja Sedunia dan Teologi Misi

  • Tampubolon Y
  • Nassa G
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Artikel ini bertujuan mengkaji pentingnya misi dalam konteks kerusakan lingkungan yang semakin masif. Misi Kristen juga tentunya harus menjangkau sampai isu tersebut. Artikel ini menggunakan library research. Jika dilihat perkembangannya dimulai dari sidang gereja-gereja sedunia, misi kristen terlihat terus mengalami pergeseran paradigma. Diawali dari misi yang hanya berpusat pada penginjilan, kemudian keterlibatan sosial hingga kepedulian keutuhan ciptaan. Baik Kristen oikumenikal dan Injili turut berkontribusi bagi isu ini. Namun, keterlibatan nyata belum terlalu tampak terlihat. Temuan dalam penelitian ini adalah sejarah kekristenanpun ada nilai-nilai kepedulian keutuhan ciptaan yang disuarakan. Ciptaan bukanlah materi yang jahat sehingga manusia tidak menghiraukannya, atau manusia tidak dapat berorientasi pada surga namun mengabaikan apa yang terjadi di bumi. Ajaran-ajaran yang demikian merupakan penyimpangan dari ajaran kristen di tengah konteks kerusakan lingkungan saat ini.

Cite

CITATION STYLE

APA

Tampubolon, Y. H., & Nassa, G. S. (2022). Urgensi Misi Penatalayanan Ciptaan: Berdasarkan Hasil Sidang Gereja Sedunia dan Teologi Misi. THEOLOGIA INSANI (Jurnal Theologia, Pendidikan, Dan Misiologia Integratif), 1(1), 28–48. https://doi.org/10.58700/theologiainsani.v1i1.6

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free