PENANGANAN KERUSAKAN JALAN KABUPATEN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA PADA JALAN SEPAKU – PERIGI KABUPATEN LAMANDAU

  • Pertiwi E
  • Robby R
  • Elvina I
N/ACitations
Citations of this article
16Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Ruas Jalan Sepaku – Perigi merupakan ruas jalan yang mempunyai peran penting bagi masyarakat di Kabupaten Lamandau. Ruas Jalan ini menghubungkan Ibukota Kabupaten Lamandau di Nanga Bulik dengan 4 (empat) kecamatan, namun hal tersebut justru membuat kondisi perkerasan dan kualitas jalan menjadi menurun karena beban yang di terima jalan semakin tinggi pula. Kerusakan jalan memiliki beberapa faktor selain beban dari pengguna jalan. Untuk itu penelitian ini dibuat dengan pengambilan sampel secara survei, yang tujuan untuk menganalisis jenis dan tingkat kerusakan jalan dengan menggunakan Petunjuk Praktis Pemeliharaan Rutin Jalan (1992) yang diterbitkan oleh Bina Marga serta metode analisis yang digunakan adalah dengan Metode Bina Marga, hasil penelitian menunjukkan jenis kerusakan jalan diantaranya: retak kulit buaya, retak memanjang, retak melintang, lubang, tambalan, dan pelepasan butir. Lubang dengan presentase 51,28%, tambalan dengan presentase 17,94%, pelepasan butir dengan presentase 10,25%, retak kulit buaya dengan presentase 7,69%, retak melintang dengan presentase 7,69%, retak memanjang dengan presentase 5,12%. Sedangkan nilai kondisi jalan menunjukkan angka 4 (empat), sehingga berada dalam urutan prioritas 8 (delapan) yaitu pemeliharaan rutin, solusi perbaikan yang dapat dilakukan adalah pengaspalan, mengisi retakan, penambalan lubang dan perataan.

Cite

CITATION STYLE

APA

Pertiwi, E. D., Robby, R., & Elvina, I. (2021). PENANGANAN KERUSAKAN JALAN KABUPATEN MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA PADA JALAN SEPAKU – PERIGI KABUPATEN LAMANDAU. Spektrum Sipil, 8(2), 97–104. https://doi.org/10.29303/spektrum.v8i2.215

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free