Menghindari Konflik Berkomunikasi: Analisis Kebahasaan, Ilmu Komnukasi dan Kewarganegaraan dalam Kasus Ibu Kota Negara Baru yang Disebutkan “Tempat Jin Buang Anak”

  • Junaidi J
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

YouTuber Edy Mulyadi dilaporkan ke polisi karena menyebutkan Kalimantan Timur yang akan menjadi Ibu Kota Negara baru sebagai tempat “Jin Buang Anak”. Pencemaran nama baik, diperdebatkan seiring berprosesnya kasus ini pada penegak hukum. Tidak mengherankan kasus ini menyita perhatian banyak pihak, dan penting pula untuk diteliti karena menyangkut masa depan bangsa dan negara yang Bhinega Tunggal Ika. Perlu kesepahaman, dan mencari solusi atas konflik komunikasi ini. Dengan analisis kualitatif deskriptif faktafakta pemberitaan, dikaitkan Ketatabahasaan, Ilmu Komunikasi dan Kewarganegaraan, kasus ini sesungguhnya tidak perlu terjadi dan memunculkan implikasi lain, jika komunikator mencermati hambatan-hambatan berkomunikasi, sehingga komunikan bisa mengartikan sama apa yang dikomunikasi komunikator berupa pesan. Hambatan sosiologis, psikologis, semantik, mekanis, terlebih antrologis, mestinya jauh-jauh waktu sudah dicermati komunikator, sehingga bisa merancang pesan dengan sebaik mungkin. Jikapun akhirnya fenomena komunikasi massa ini menjadi konflik berujung kasus hukum, tentu tidak hanya bisa diselesaikan dengan jalur proses hukum, tetapi dimungkinkan pula dengan introspeksi para pihak terlibat, konsolidasi, kompromi, negosiasi, mediasi, ataupun musyawarah untuk mufakat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Junaidi, J. (2022). Menghindari Konflik Berkomunikasi: Analisis Kebahasaan, Ilmu Komnukasi dan Kewarganegaraan dalam Kasus Ibu Kota Negara Baru yang Disebutkan “Tempat Jin Buang Anak.” KONTEKSTUAL : Jurnal Ilmu Komunikasi, 1(1), 45. https://doi.org/10.36448/jik.v1i1.2608

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free