Peranan Komunikasi Interpersonal dan Religiusitas Remaja dalam Menghadapi Proseb Perceraian OrangTua

  • Imawati R
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Keluarga dalam proses perceraian berada dalam kondisi yang membutuhkan penyesuaian dan penerimaan yang cukup berat bagi pasangan, anak-anak, dan anggota keluarga lainnya. Penelitian  kualitatif ini dalam pengumpulan data menggunakan wawancara dan observasi mendalam  terhadap 5-orang subjek. Kasus perceraian pada penelitian ini terjadi setelah pernikahan berlangsung antara 15–22 tahun, dengan demikian respondennya adalah remaja berusia 17–21 tahun. Hasil penelitan menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal antara orangtua (ibu) dengan anaknya dan dimensi religiusitas menjadi faktor yang cukup berperan menghadapi proses perceraian orangtua mereka, dan lebih siap pada kehidupan sebagai keluarga yang terpecah.

Cite

CITATION STYLE

APA

Imawati, R. (2024). Peranan Komunikasi Interpersonal dan Religiusitas Remaja dalam Menghadapi Proseb Perceraian OrangTua. Syntax Idea, 6(7), 3037–3046. https://doi.org/10.46799/syntax-idea.v6i7.3980

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free