Abstract
Berbicara tentang Hak-hak Azasi Manusia membawa kita kepada suatu citra kehidupan manusia yang tenteram suasana lingkungan keluarga yang harmonis, anak-anak menyongsong hari depan yang cerah, setiap orang diliputi semangat dan gairah juang, masyarakat yang tidak mengenal warna kulit, agama, politik, kedudukan, baik antar warga juga antar bangsa. Singkatnya gambaran kehidupan manusia yang adil dan makmur tenteram, karta rahardja tidak hanya lahiriyah juga bathiniyah. Secara formal, sungguh berbahagialah manusia dan kemanusiaan itu. Bukankah dengan demikian tidak akan ada lagi manusia atau ummat yang menjerit karena hak azasinya dilanggar dan diperkosa, adakah kebebasan berbicara mengeluarkan pendapat, tidak akan dibungkem, karena pertentangan politik ataupun bebas dari kemiskinan, karena tersedia lapangan kerja sesuai dengan kemanusiaan yang adil dan beradab. Tidak kurang pula, bahkan termasuk yang menentukan bebas dari cengkeraman ketakutan diciduk atau disekap tanpa alasan.
Cite
CITATION STYLE
Siregar, B. (1980). HAK-HAK AZASI MANUSIA MENURUT PERNYATAAN UMUM PBB ataukah KEWAJIBAN AZASI MANUSIA BERDASAR PANCASILA ? Jurnal Hukum & Pembangunan, 10(6), 555. https://doi.org/10.21143/jhp.vol10.no6.830
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.