Pengembangan Produk Kerajinan Batik Kayu Desa Krebet Pasca Pandemi Covid-19

  • Nur C
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Desa wisata Krebet telah lama dikenal sebagai sentra industri kerajinan batik kayu karena keunikan dan kualitasnya. Saat pandemi Covid-19 melanda, kegiatan ekspor dari Desa Krebet seketika tersendat karena hampir semua konsumen luar negeri menghentikan pemesanan produk kerajinan Indonesia. Melalui kejadian ini, perajin di Desa Krebet menyadari bahwa tidak mungkin terus menerus bergantung pada satu ceruk pasar tertentu demi keberlangsungan bisnisnya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan desain produk batik kayu yang berorientasi ekspor pasca pandemi Covid-19. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode difusi Iptek dengan bentuk kegiatan berupa penyuluhan mengenai wawasan tren pasar ekspor pasca pandemi Covid-19 serta pendampingan pembuatan sampel produk berdasarkan target pasar ekspor yang baru. Luaran dari kegiatan ini berupa produk nampan saji dan tempat lilin dengan gaya desain yang sesuai target pasar ekspor Eropa.

Cite

CITATION STYLE

APA

Nur, C. (2023). Pengembangan Produk Kerajinan Batik Kayu Desa Krebet Pasca Pandemi Covid-19. Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara, 7(3), 768–777. https://doi.org/10.29407/ja.v7i3.20215

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free