Pengujian Stabilitas Dipercepat dan Kandungan SPF pada Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Sirih (Piper betle L.) dan Kopi Robusta (Coffe canephora) sebagai Formulasi Krim Wajah

  • Meinisasti R
  • Krisyanella K
  • Okfrianti Y
  • et al.
N/ACitations
Citations of this article
41Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Penggunaan tabir surya di luar ruangan telah terbukti efektif untuk mengurangi paparan sinar ultraviolet dan efeknya. Daun sirih dan biji kopi robusta memiliki senyawa antioksidan untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV yang berlebihan. Penelitian yang terus dikembangkan menunjukkan bahwa senyawa metabolit sekunder dalam bahan alam dapat melindungi kulit dari paparan sinar matahari ultraviolet (UV) yang digunakan dalam industri kosmetik.  Bahan alami dapat mempertahankan kulit dan meningkatkan SPF tabir surya.Kedua kombinasi bahan alam ini dapat digunakan sebagai tabir surya untuk membantu memperbaiki permeabilitas kulit, mencegah radikal bebas, dan sebagai antiaging. Da penelitian sebelumnya, penulis telah memformulasikan krim ekstrak etanol daun sirih dan telah menguji keberhasilannya terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Hasilnya menunjukkan bahwa krim tersebut berhasil membunuh bakteri tersebut.  Sebagai krim wajah, formulasi ekstrak etanol daun sirih dan kopi robusta memerlukan pengujian stabilitas dipercepat dan kandungan SPF. Eksperimen laboratorium dilakukan dalam lima tahap: pembuatan ekstrak, uji fitokimia, pembuatan krim, dan uji stabilitas dipercepat. Uji stabilitas dipercepat pada krim ekstrak etanol daun sirih dan kopi robusta pada konsentrasi 5% dan 2.5% tidak mengalami perubahan dari penggunaan pengujian stabilitas dipercepat. Dalam pengujian percepatan dan stabilitas pada krim ekstrak etanol daun sirih dan kopi robusta memiliki nilai SPF 38,202 dan 53,848, masing-masing masuk kategori proteksi ultra.   Kata kunci: Daun Sirih, Piper betle L., Kopi Robusta, Coffe canephora, SPF, Uji StabilitasPenggunaan tabir surya diluar ruangan telah terbukti efektif untuk mengurangi paparan sinar ultraviolet (UV). Daun sirih (Piper betle Linn) dan biji kopi robusta (Coffea canephora) mengandung senyawa antioksidan untuk melindungi kulit dari paparan sinar UV yang berlebih. Kombinasi kedua bahan alam ini dapat digunakan sebagai tabir surya untuk membantu memperbaiki permeabilitas kulit, mencegah radikal bebas, dan sebagai antiaging. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui stabilitas dan Sun Protection Factor (SPF) krim ekstrak etanol daun sirih dan kopi robusta sebagai krim wajah. Penelitian dilakukan dalam lima tahapan yaitu ekstraksi, formulasi krim, uji stabilitas dipercepat dan kandungan SPF. Hasil uji stabilitas dipercepat sediaan krim konsentrasi 2,5% dan 5% tidak mengalami perubahan dari pengamatan organoleptis pada hari ke-0 sampai hari ke-90.  Nilai SPF krim pada konsentrasi 2,5% dan 5% masing-masing 38,202 dan 53,848. Krim wajah berbahan aktif ekstrak daun sirih dan kopi robusta memiliki potensi sebagai tabir surya alami yang stabil dan efektif dalam memberikan perlindungan tinggi terhadap sinar UV.

Cite

CITATION STYLE

APA

Meinisasti, R., Krisyanella, K., Okfrianti, Y., & Sastri Utami, M. (2025). Pengujian Stabilitas Dipercepat dan Kandungan SPF pada Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Sirih (Piper betle L.) dan Kopi Robusta (Coffe canephora) sebagai Formulasi Krim Wajah. JURNAL ILMIAH FARMASI SIMPLISIA, 5(1), 74–82. https://doi.org/10.30867/jifs.v5i1.852

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free