Analisis Respon Kredit Perbankan terhadap Kebijakan Quantitative Easing di Masa Pandemi Covid-19 di Indonesia

  • Fikri R
  • Iman Sugema
  • Syamsul Hidayat Pasaribu
N/ACitations
Citations of this article
24Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi respon kredit/pembiayaan perbankan dan menganalisis variabel karakteristik bank apa saja yang menyebabkan dan berpotensi membedakan respon kredit/pembiayaan perbankan setelah penerapan kebijakan Quantitative Easing selama pandemi Covid-19 di Indonesia. Penelitian ini menggunakan Tipologi Klaassen, Analisis Diskriminan, dan metode Multinomial Logistic. Dengan data kuantitatif dari 30 bank yang masuk dalam buku 2 dan 3, diperoleh hasil bahwa Pada Quantitative Easing 1 masing-masing terdapat 15 bank yang memiliki pertumbuhan kredit/pembiayaan positif, sedangkan pada pelonggaran kuantitatif 2 terdapat 14 bank yang memiliki pertumbuhan kredit/pembiayaan positif dan 16 bank dengan pertumbuhan kredit/pembiayaan stagnan atau negatif dengan variabel yang dapat membedakan respon kredit bank adalah pertumbuhan deposit. Studi ini juga menyimpulkan bahwa dengan metode Multinomial Logistic menunjukkan bahwa variabel positif yang signifikan di semua kuadran adalah rasio aset sekuritas terhadap total aset

Cite

CITATION STYLE

APA

Fikri, R. J., Iman Sugema, & Syamsul Hidayat Pasaribu. (2023). Analisis Respon Kredit Perbankan terhadap Kebijakan Quantitative Easing di Masa Pandemi Covid-19 di Indonesia. JURNAL EKONOMI DAN KEBIJAKAN PEMBANGUNAN, 12(2), 185–204. https://doi.org/10.29244/jekp.12.2.2023.185-204

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free