Desain Manajemen Kos Kebun: Pedoman Akuntansi BUMN Perkebunan Berbasis IFRS yang Tidak Selaras dengan Statements on Auditing Standards (SAS) No. 101

  • Aliyya D
N/ACitations
Citations of this article
8Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

AbstrakTujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis desain manajemen kos kebun dan hubungannya dengan audit serta kelangsungan usahanya.Metode Penelitian – Studi kasus dilakukan pada PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII melalui teknik analisis dokumen, observasi, dan wawancara. Analisis dokumen paling utama dilakukan terhadap Pedoman Akuntansi BUMN Perkebunan Berbasis IFRS. Desain manajemen kos kebun dianalisis secara deskriptif melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan atas hubungannya dengan audit dan kelangsungan usaha perkebunan.Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep dalam perlakuan akuntansi untuk kos kebun di PTPN VIII telah sesuai dengan prinsip pengakuan dan pembebanan kos (Suwardjono 2014) dan gambaran praktik perkebunan yang lazim (Kelsey  1994 dalam Plank dan Plank 1994). Namun, desain manajemen kos kebun yang diterapkan PTPN VIII masih bersifat global dengan menganggap semua blok kebun seolah-olah sama. Padahal, kondisi dan sifat tiap blok kebun berbeda sehingga dapat menciptakan pendapatan dan biaya yang berbeda pula.Originalitas – Penelitian ini menganalisis desain manajemen kos kebun yang diterapkan PTPN VIII karena belum ada standar manajemen kos kebun yang berterima secara umum.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aliyya, D. N. (2020). Desain Manajemen Kos Kebun: Pedoman Akuntansi BUMN Perkebunan Berbasis IFRS yang Tidak Selaras dengan Statements on Auditing Standards (SAS) No. 101. ABIS: Accounting and Business Information Systems Journal, 7(3). https://doi.org/10.22146/abis.v7i3.58851

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free