UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL DAUN PALA (Myristica fragrans Houtt) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus

  • Hardiana H
N/ACitations
Citations of this article
47Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pala  dikenal sebagai  tanaman  rempah  yang  memiliki  nilai  ekonomis  tinggi  dan  multiguna karena  setiap  bagian  tanaman  dapat  dimanfaatkan  dalam  berbagai  industri makanan, minuman, dan  obat-obatan. Daun  pala  merupakan  salah  satu  bagian  tanaman  pala  yang  dapat  dijadikan sebagai obat tradisional serta mampu menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus, karena mengandung metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin,  dan tanin yang mengandung  sifat  seperti  fenol, dimana  senyawa  fenol mampu memutuskan ikatan peptidoglikan yang dapat merusak dinding sel bakteri. Penelitian ini dilakukan untuk menguji daya hambat ekstrak etanol daun pala (Myristica fragrans Houtt) yang bertujuan untuk mengetahui daya hambat ekstrak etanol   daun   pala   pada   konsentrasi   20%,   40%,   60%,   dan   80%   terhadap pertumbuhan   bakteri   Staphylococcus   aureus.   Metode   yang   digunakan   pada penelitian ini yaitu difusi disk (cara cakram), dengan menggunakan suatu kertas (paper disk). Hasil  yang  didapatkan  menunjukkan  bahwa  pada  konsentrasi 20% zona bening  yang terbentuk  (11 mm) ,40% (13mm),  60% (13,5 mm), dan 80% (15 mm). Hal ini dapat dismpulkan bahwa ekstrak etanol daun pala mampu menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus aureus dengan respon hambatannya kuat.

Cite

CITATION STYLE

APA

Hardiana, H. (2022). UJI DAYA HAMBAT EKSTRAK ETANOL DAUN PALA (Myristica fragrans Houtt) TERHADAP PERTUMBUHAN BAKTERI Staphylococcus aureus. Jurnal Sains Dan Kesehatan Darussalam, 2(1). https://doi.org/10.56690/jskd.v2i1.40

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free