Hubungan Perceived Stigma dengan Tingkat Depresi pada Orang dengan HIV/AIDS di Kelompok Dukungan Sebaya Solo Plus Kota Surakarta

  • Johanna Elisha
  • Istar Yuliadi
  • Ipop Sjarifah
N/ACitations
Citations of this article
37Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pendahuluan: Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) sering merasakan perceived stigma yang memiliki dampak terhadap kesehatan mental mereka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis apakah terdapat hubungan perceived stigma dengan tingkat depresi pada ODHA di Kelompok Dukungan Sebaya (KDS) Solo Plus Kota Surakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan desain penelitian cross-sectional yang dilakukan pada 61 orang dengan HIV/AIDS di KDS Solo Plus Kota Surakarta yang dipilih secara simple random sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah perceived stigma dengan variabel terikat tingkat  depresi. Teknik analisis yang digunakan adalah uji korelasi Pearson. Hasil: Analisis bivariat hubungan perceived stigma dengan tingkat depresi memiliki nilai p=0,000 dan nilai r=0,715. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang positif antara perceived stigma dengan tingkat depresi pada orang dengan HIV/AIDS di KDS Solo Plus Kota Surakarta.

Cite

CITATION STYLE

APA

Johanna Elisha, Istar Yuliadi, & Ipop Sjarifah. (2022). Hubungan Perceived Stigma dengan Tingkat Depresi pada Orang dengan HIV/AIDS di Kelompok Dukungan Sebaya Solo Plus Kota Surakarta. Plexus Medical Journal, 1(5), 166–171. https://doi.org/10.20961/plexus.v1i5.232

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free