Abstract
ini dilakukan PT.Mitsubishi Rantau dengan sampel 43 Karyawan (sesus)dengan mengunakan Rendom Sampling mengunakan SPSS 20. menunjukkan bahwa hasil uji Fsebesar 254,459 dengan tingkat signifikan sebesar 0.000 sedangkan nilai F tabel sebesar 2,226. Jika dibandingkan nilai Fhitung (254,459) > Ftabel (2,22) pada alpha 5% maka disimpulkan bahwa secara serempak variabel insentif finansialdan sanksi berpangaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Bahwa nilai thitung untuk variabel insentif financial sebesar 3,302 dan sanksi sebesar 5,095 dengan nilai signifikan untuk masing-masing variabel independen (0,002); (0,000). Sedangkan untuk nilai ttabel pada tabel statistik distribusi t dengan level of test α = 5% dan df1 = 43 sebesar 1,681. Berdasarkan kriteria bahwa jika nilai thitung> ttabel yakni (2,306 > 1,681); (5,095 > 1,681) sehingga dapat disimpulkan bahwa variabel insentif Nonfinansial dan sanksi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepuasan kerja. Nilai R sebesar 0,963 sama dengan 96,3% yang menunjukan bahwa hubungan antara variabel insentif finansialdan sanksi terhadap Kepuasan Kerjacukup erat. Besarnya nilai koefisien determinasi 0,927 atau sama dengan 92,7%. Nilai tersebut berarti bahwa sebesar 92,7% menegaskan bahwa Kepuasan Kerja dapat dijelaskan melalui variabel insentif finansial.
Cite
CITATION STYLE
Hasibuan, M. I. (2019). PENGARUH PEMBERIAN INSENTIF FINANSIAL DAN INSENTIF NON FINANSIAL TERHADAP KEPUASAN KERJA KARYAWAN BAGIAN SALES PROMOTION PADA PT.MITSUBISHI RANTAUPRAPAT. ECOBISMA (JURNAL EKONOMI, BISNIS DAN MANAJEMEN), 4(1), 60–68. https://doi.org/10.36987/ecobi.v4i1.702
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.