Abstract
Permasalahan angka stunting di Kabupaten Sragen dirasa masih tinggi, dari data BPS Kemenkes, Integrasi Susenas Maret 2019 dan SGBI Tahun 2019 jika dibandingkan dengan kabupaten se-eks karesidenan Surakarta lainnya, dapat dikatakan bahwasannya Kabupaten Sragen memiliki angka stunting paling tinggi yakni sekitar 32,40%. Dari permasalahan tersebut tentu diperlukan penanganan secara komprehensif serta terpadu oleh unsur pemerintah melalui badan yang terkait dan memiliki serta berwenang dalam sektor kesehatan masyarakat diantaranya yakni Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan mendeskripsikan bagaimana Responsivitas Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen dalam upaya mengurangi angka stunting pada balita. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian dengan metode deskriptif kualitatif, serta data yang digunakan terdiri dari data primer dan sekunder, yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik pengambilan sampel bersifat purposive sampling. Validitas data menggunakan triangulasi sumber dan metode/teknik. Selanjutnya, teknik analisis data dilakukan dengan model analisis interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responsivitas Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen dalam Upaya Mengurangi Angka Stunting pada Balita sudah cukup responsive untuk mengetahui kebutuhan masyarakat, memiliki kegiatan prioritas yang telah disusun serta mampu mengembangkan program pelayanan seperti berinovasi dan bekerjasama dengan lintas sektor.
Cite
CITATION STYLE
Widyawati, E., & Sudaryanti, S. (2022). Responsivitas Dinas Kesehatan Kabupaten Sragen dalam Upaya Mengurangi Angka Stunting pada Balita. Wacana Publik, 2(1), 108. https://doi.org/10.20961/wp.v2i1.63281
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.