Abstract
Buku ini memuat kumpulan sembilan esai yang membicarakan tentang poskolonial dengan fokus pada perbincangan mengenai ambivalensi. Ke-ambivalensi-an tersebut masing-masing memiliki aspek yang berbeda-beda. Pembicaraan tersebut berpusat pada konsep mimikri, hibriditas, ‘ruang antara’, hegemoni, resistensi, dan sebagainya. Konsep-konsep tersebut dijadikan alat untuk membedah serangkaian wacana poskolonial mulai dari musik hingga yang terkait dengan agama.
Cite
CITATION STYLE
Harahap, M. (2017). AMBIVALENSI: CARA BARU MEMAHAMI IDENTITAS POST-KOLONIALISME BUDAYA INDONESIA. SASDAYA: Gadjah Mada Journal of Humanities, 1(2), 250. https://doi.org/10.22146/sasdayajournal.27786
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.