Membran Selulosa Asetat Berbasis Nata De Coco Ditinjau Dari Pengaruh Penambahan Zat Aditif Polyethylene Glycol (PEG) Terhadap Permeabilitas (Fluks)

  • Fransiska D
  • Yuliati S
  • Junaidi R
N/ACitations
Citations of this article
55Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Teknologi membran digunakan dalam industri untuk proses pemisahan maupun pemurnian.  Salah satu jenis polimer yang sering digunakan untuk membuat membran adalah selulosa asetat yang diperoleh dari Nata de coco. Tujuan dari penelitian ini untuk melihat pengaruh penambahan zat aditif polyethylene glycol terhadap karakterisasi dan kinerja membran selulosa asetat. Penambahan zat aditif polyethylene glycol, 10%, 17%, dan 28% dengan pelarut diklorometana 50% dan selulosa asetat 18%. Membran yang didapatkan dilakukan pengujian morfologi  dan uji fluks membran. Hasil morfologi membran yang memenuhi syarat ultrafiltrasi adalah membran A didapatkan ukuran pori 0,618 µm, dan membran B sebesar 0,972 µm. hasil uji fluks rata-rata didapatkan 15,494 L/m2.jam  untuk penambahan zat aditif 10%, 17,764 L/m2.jam  untuk penambahan zat aditif 17% dan 19,455 L/m2.jam untuk penambahan zat aditif 28%. Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa pengaruh zat aditif  pada membran selulosa asetat yaitu semakin banyak komposisi zat aditif maka semakin besar nilai fluks dan ukuran pori membran.

Cite

CITATION STYLE

APA

Fransiska, D., Yuliati, S., & Junaidi, R. (2023). Membran Selulosa Asetat Berbasis Nata De Coco Ditinjau Dari Pengaruh Penambahan Zat Aditif Polyethylene Glycol (PEG) Terhadap Permeabilitas (Fluks). Jurnal Serambi Engineering, 8(4). https://doi.org/10.32672/jse.v8i4.6739

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free