Abstract
Diabetes mellitus (DM) tipe 2 merupakan salah satu penyakit tidak menular yang masih menjadi masalah kesehatan di dunia dengan kenaikan jumlah penderita setiap tahunnya. Pendekatan keluarga dalam penatalaksanaan diabetes mellitus membantu mengidentifikasi faktor-faktor yang berpengaruh baik secara klinis, personal, dan psikososial keluarga sehingga penatalaksanaan akan lebih komprehensif. Studi ini merupakan laporan kasus. Data primer diperoleh melalui anamnesis (autoanamnesis dan alloanamnesis dari keluarga dan pasien), pemeriksaan fisik, pemeriksaan penujang dan kunjungan ke rumah untuk menilai lingkungan fisik. Penilaian berdasarkan diagnosis holistik dari awal, proses, dan akhir studi secara kualitiatif dan kuantitatif. Pasien mengeluh sering merasa lemas, kesemutan pada kedua kaki, sering buang air kecil dan mudah merasa haus dan lapar. Sebelumnya, pasien sudah didiagnosis diabetes melitus sejak tahun 2019. Kekhawatiran pasien yaitu gula darah yang semakin naik sehingga keluhan semakin berat. Persepsi pasien terhadap penyakitnya, pasien menganggap bahwa penyakit ini dapat sembuh dengan obat-obatan yang diberikan oleh dokter tanpa mengubah gaya hidup pasien. Harapan pasien yaitu dapat mengontrol penyakitnya agar keluhan hilang sehingga pasien dapat beraktivitas seperti biasa. Diagnosis dan penatalaksaan pada pasien ini dilakukan secara holistik dan komprehensif, patient center, family appropried dengan pengobatan DM secara teratur sesuai EBM diperlukan agar dapat mengontrol gula darah dan merubah perilaku pasien sehingga dapat mencegah timbulnya komplikasi akut maupun lanjutan.
Cite
CITATION STYLE
Anisa Ramadhanti, & Aila Karyus. (2022). Penatalaksanaan Holistik Perempuan Usia 56 Tahun dengan Diabetes Mellitus Tipe 2 melalui Pendekatan Kedokteran Keluarga. MAJORITY, 11(1). https://doi.org/10.59042/mj.v11i1.133
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.