Abstract
Pemotongan plasma otomatis adalah proses yang efektif untuk memotong logam dua dimensi yang kompleks dalam waktu singkat. Pengadaan mesin CNC plasma untuk pelaku UMKM pada bidang industri pengolahan pemotongan logam masih tergolong sulit dikarenakan harga yang mahal. Aplikasi DFMA diterapkan dalam menentukan keputusan desain rangka mesin. Desain rangka mesin yang dipilih adalah profil baja dengan material JIS G3466 SKTR490 75mm x 75mm x 2mm dengan tegangan ijin σi = 162,5MPa, sedangkan tegangan bending masksimum σb = 132,83MPa. Selisih hasil analisis perhitungan manual dengan simulasi ANSYS untuk tegangan bending masksimum dan faktor keamanan adalah 0,75MPa dan 0,018. Proses manufaktur yang telah selesai dilakukan menghasilkan mesin CNC plasma yang sesuai standar. Abstract Automatic plasma cutting is an effective process for cutting complex two-dimensional metal in no time. The procurement of CNC plasma machines for MSMEs in the industry of cutting metal processing is still quite difficult due to the high price. The DFMA is applied in determining frame machine design decision. The selected machine frame design is steel profile with JIS G3466 SKTR490 75mm x 75mm x 2mm material with allowable stress (σi) = 162,5Mpa, while bending stress masksimum (σb) = 132,83Mpa. The difference between manual calculation with the simulation of ANSYS for maximum bending stress and safety factor is 0,75Mpa and 0,018. The finished manufacturing process produces a standard CNC plasma machine.
Cite
CITATION STYLE
Rahman, A. Z. (2019). Desain dan Manufaktur Mesin CNC Plasma 3 Sumbu PT. Bangun Mesin Sejahtera. Jurnal Teknik Mesin ITI, 3(1), 1. https://doi.org/10.31543/jtm.v3i1.205
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.