Abstract
Hipertensi merupakan penyakit yang berhubungan dengan tekanan darah manusia. Diagnosis dari hipertensi dapat di tegakkan jika rata-rata hasil pemeriksaan darah pada diastolik ≥90 mmHg dan sistolik ≥120 mmHg. Penurunan elastisitas pembuluh darah serta penyempitan pembuluh darah arteri pada lansia merupakan salah satu faktor resiko terjadinya hipertensi. Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi DRPs kategoro interaksi obat meliputi interkasi obat potensial, interaksi obat berdasarkan mekanisme, dan interaksi berdasarkan level signifikansinya pada pasien hipertensi geriatrik di instalasi rawat inap Rumah Sakit XYZ Tangerang. Penelitian ini merupakan penelitian non-eksperimental deskriptif analitik dengan pengumpulan data secara retrospektif menggunakan data berdasarkan catatan medis di Rumah Sakit XYZ Tangerang, pengambilan sampel menggukan metode purposive sampling. Berdasarakan hasil penelitian yang dilakukan di Rumah Sakit XYZ Tangerang bahwa; Interaksi obat potensial terjadi pada 20 (48,78%) pasien dengan jumlah kasus interaksi sebanyak 61 kasus; interaksi yang terjadi pada fase farmakokinetika sebanyak 20 kasus (32,79%) dan interaksi yang tidak diketahui mekanismenya sebanyak 19 kasus (31,15%); berdasarkan level signifikansinya terjadi 10 kasus (16,39%) interaksi yang mempunyai level signifikansi I, level signifikansi II berjumlah 10 kasus (16,39%), level signifikansi III sejumlah 4 kasus (6,56%), level signifikansi IV sejumlah 18 kasus (29,51%), level signifikansi V sejumlah 14 kasus (22,95%) dan interaksi yang belum diketahui level signifikansinya sejumlah 5 kasus (8,20%).
Cite
CITATION STYLE
Saputro, M. F., Putra, A. P., & Aisyah, R. (2022). Identifikasi Drug Related Problems Potensial Kategori Interaksi Obat Pada Pasien Hipertensi Geriatrik di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit XYZ Tangerang. JURNAL FARMASI KRYONAUT, 1(1), 8–16. https://doi.org/10.59969/jfk.v1i1.6
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.