Abstract
Antioksidan alami dimiliki oleh herbal, termasuk andaliman (Zanthoxylum aanthopodium, DC.). Namun metode ekstraksi memengaruhi kuantitas dan kualitas antioksidan hasil ekstrak. Penelitian ini bertujuan untukmenentukan aktivitas antioksidan dan mengidentifikasi senyawa aktif yang terdapat dalam ekstrak buah andaliman. Penelitian dilakukan dengan cara membuat ekstrak buah andaliman dengan metode maserasi menggunakan pelarut alkohol, aseton, etil asetat dan campuran etanol dan etil asetat. Analisis antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil). Ekstrak dengan aktivitas antioksidan tertinggi diidentifikasi senyawa aktifnya menggunakan FTIR dan LCMS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak etanol buah andaliman memiliki aktivitas antioksidan tertinggi diantara ekstrak aseton, etil asetat, dan campuran etanol dan etil asetat, dengan IC50 sebesar 344,75 ppm. Hasil analisis dari FTIR dan LCMS menunjukkan bahwa senyawa aktif dalam buah andaliman diduga merupakan senyawa golongan terpenoid yaitu asam absisat dengan bobot molekul 264,06.
Cite
CITATION STYLE
Rienoviar, -, Heliawati, L., & Khoiriyah, A. (2019). Aktivitas Antioksidan dan Identifikasi Senyawa Aktif dalam Ekstrak Buah Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.). Warta Industri Hasil Pertanian, 36(2), 124. https://doi.org/10.32765/wartaihp.v36i2.5668
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.