GAGAL PENYAPIHAN DARI VENTILATOR MEKANIK PADA PASIEN DENGAN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK EKSASERBASI AKUT

  • Kusumasari N
  • Widodo U
  • Wisudarti C
N/ACitations
Citations of this article
14Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Pasien dengan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) yang mengalami episode eksaserbasi akut berulang, sering membutuhkan ventilasi mekanik (VM). Berbagai metode dilakukan untuk penyapihan ventilasi mekanik. Beberapa hal yang diduga menyebabkan kegagalan penyapihan pada pasien ini antara lain : faktor pernapasan, kardiovaskular, dan gastrointestinal (nutrisi). Telah dilakukan pengelolaan di ruang intensif seorang pasien laki-laki umur 73 tahun dengan diagnosis Sepsis, PPOK eksaserbasi akut. Pasien dikelola selama 33 hari di ICU. Pasien dilakukan manajemen pernafasan dengan ventilasi mekanik atas indikasigagal napas tipe 2 (hiperkapnia) yang ditandai dengan peningkatan kadar PaCO2 dari hasil pemeriksaan analisa gas darah. Selama periode pengelolaan di intensive care unit (ICU) telah dicoba untuk dilakukan penyapihan dari ventilasi mekanik dan dilakukan ekstubasi pada hari ke-2 pengelolaan, namun mengalami kegagalan hingga pasien membutuhkan “prolonged mechanical ventilation”.

Cite

CITATION STYLE

APA

Kusumasari, N. H., Widodo, U., & Wisudarti, C. F. R. (2023). GAGAL PENYAPIHAN DARI VENTILATOR MEKANIK PADA PASIEN DENGAN PENYAKIT PARU OBSTRUKTIF KRONIK EKSASERBASI AKUT. Jurnal Komplikasi Anestesi, 4(1), 35–46. https://doi.org/10.22146/jka.v4i1.7273

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free