Abstract
Penggunaan bahasa daerah dalam pembelajaran sudah termasuk bagian kurikulum merdeka. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang intensitas, keunggulan serta kelemahan penggunaan bahasa daerah dalam pembelajaran di TK Dharma Wanita Labuhan Haji Barat. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Teknik sampel yang digunakan adalah purposive sampling, yaitu 31 anak dan 2 orang guru dengan tujuan kelas yang menggunakan bahasa daerah. Data yang dikumpulkan melalui observasi langsung dan wawancara terstruktur dengan guru-guru di TK tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa intensitas penggunaan bahasa daerah dalam pembelajaran sering digunakan dikelas B. Keunggulan penggunaan Bahasa daerah dalam pembelajaran anak-anak mudah memahami materi. Adapun kelemahan penggunaan Bahasa daerah dalam pembelajaran sebagian kecil anak-anak yang tidak bisa menggunakan Bahasa daerah kurang bisa memahami materi yang disampaikan oleh guru. Berarti Bahasa daerah efektif digunakan dalam pembelajaran karena sebagain besar anak-anak lebih paham dengan Bahasa daerah sebagai Bahasa penagantar dalam pembelajaran. Jadi, dapat dipahami bahwa penggunaan bahasa daerah ini memiliki dampak positif terhadap pemahaman dan keterlibatan anak-anak dalam pembelajaran, serta memperkuat identitas budaya mereka.
Cite
CITATION STYLE
Nurwanti, K., & Lina Amelia. (2024). Analisis Penggunaan Bahasa Daerah dalam Pembelajaran Pada Anak Usia 5-6 di TK Dharma Wanita Labuhan Haji Barat. Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini, 5(2), 363–373. https://doi.org/10.19105/kiddo.v5i2.14716
Register to see more suggestions
Mendeley helps you to discover research relevant for your work.