MISI PENDIDIKAN NABI MUHAMMAD (Kajian Tafsir Surat Al Anbiya (21): 107, Saba’ 34:28)

  • Aziz Y
N/ACitations
Citations of this article
32Readers
Mendeley users who have this article in their library.

Abstract

Sebagai rasul pemungkas, Nabi Muhammad di utus untuk seluruh umat manusia ( khattaman linnasi ), tanpa batas waktu. Artinya sampai kapanpun ajaran beliau selalu relevan dan dibutuhkan. Skala jangkauannya bukan sebatas kapasitas mampu menjawab tantangan globalisme, tapi jauh melebihi itu, bahkan misinya rahmatal lil alamin (rahmat bagi seluruh alam semesta). Rasulullah SAW memanifestasikan rohmatan lil alamin dengan 4 hal, yaitu : a) Pendidikan Tauhid; b) Pendidikan yang bernuansa duniawi ukhrowi;    c) Peningkatan kualitas SDM dan d) Pendidikan suri tauladan ( uswah hasanah ). Tatkala ditanya, apakah sebenarnya hakekat agama? jawab Nabi “ addinu husnul khuluq ” agama adalah berbudi luhur dalam bermasyarakat, berkeluarga, berbisnis, berpolitik, berpendidikan dan sebagainya. Ibarat lingkaran raksasa, titik pusatnya kasih sayang (rahmat) dan pedomannya kitab suci Al-Qur’an.

Cite

CITATION STYLE

APA

Aziz, Y. (2009). MISI PENDIDIKAN NABI MUHAMMAD (Kajian Tafsir Surat Al Anbiya (21): 107, Saba’ 34:28). Jurnal Sosial Humaniora, 2(1). https://doi.org/10.12962/j24433527.v2i1.667

Register to see more suggestions

Mendeley helps you to discover research relevant for your work.

Already have an account?

Save time finding and organizing research with Mendeley

Sign up for free